Lalu, "Ahh... crrrottt.. cccroottt...," aku sudah menyiapkan handuk kecil untuk menampung cairan mani yang keluar dari lubang kencing kemaluanku. Sehingga cairan i
tu tidak muncrat kemana-mana.
Ternyata tanpa sepengetahuanku, ada sepasangmata melihat ke arahku dengan tidak berkedip, sepasang mata itu rupanya melihat semua yang kulakukan tadi. Aku baru saja membersihkan batang kemaluanku dengan handuk, lalu sepasang mata itu keluar dari persembunyiannya, sambil berkata kecil.
"Oom Agus, lagi ngapain sih, kokmain-main titit begitu, emang kenapa sih?" kata suara kecil mungil yang biasa kudengar.
Bagaikan disambar geledek di siang hari, aku kaget, ternyata Lia sudah ada di belakangku. Aku gugup akan bilang apa, kupikir anak ini pasti sudah melihat apa yang kulakukan daritadi.
"Eh, Llliiiiaaa.. baru pulang?" sahutku sekenanya.
"Iya nih Oom, ngga ada pelajaran." tukas Lia, lalu Lia melanjutkan perkataannya,"Oom Agus, Lia tadi kan nanya, Oom lagi ngapain sih, kok mainin titit gitu?"
"Oohh ini..," aku sudah sedikit bisa mengontrol diri, "Ini.. Oom habis melakukan olahraga , Lia."
"Ooohh.. habis olahraga yaaa..?" Lia sedikit heran.
"Iya kok.. olahraga Oom, ya begini, sama juga dengan olahraga papanya Lia." jawabku ingin meyakinkan Lia.
"Kalo olahraga Lia di sekolah pasti sama pak guru Lia disuruh lari." Lia menimpali.
"Itu karena Lia kan masih sekolah, jadi olahraganya harus sesuai dengan petunjuk pak guru." jawabku lagi.
"Oom, Lia pernah lihat papa jugamainin titit persis seperti yang Oom Agus lakukan tadi, cuma bedanya papa mainin tititnya sama mama." Lia dengan polosnya mengatakan hal itu.
"Eh, Lia pernah lihat papa dan mama olahraga begituan?" aku balik bertanya karena penasaran.
"Sering lihat Oom, kalo papa pulang, kalo malem pasti melakukannya sama mama." ujarLia masih dengan polosnya menerangkan apa yang sering dilihatnya.
"Seperti ini yaa..?" sambil aku menunjuk ke cover gambar film Tarzan X, gambar Tarzan denganmemasukkan batang kemaluannya ke lubang kelamin wanitanya.
"Iya Oom, seperti apa yang di film itu lho!" jawab Lia, "Eh.. Oom, bagus lho filmnya, boleh ngga nih Lia nonton, mumpung ngga ada mama?"
"Boleh kok, cuma dengan syarat,Lia tidak boleh mengatakan hal ini sama papa dan mama, oke?" aku memberi syarat dengan perasaan kuatir jika sampai Lia cerita pada mama dan papanya.
"Ntar Oom beliin coklat yang banyak deh." janjiku.
"Beres Oom, Lia ngga bakalan cerita ke mama dan papa." dengan santai Lia menjawab perkataanku, rupanya Lia langsung duduk di sofa menghadap ke TV.
Kuputar ulang lagi film Tarzan X tersebut, dan Lia menontonnya dengan sepenuh hati, adegan demi adegan dilihatnya dengan penuh perhatian. Aku sendiri termenung menyaksikan bahwa di depanku ada seorang gadis kecil yang periang dan pintar sedang menonton blue film dengan tenangnya. Sedangkan aku sendiri masih belum memakai celanaku, ikut melihat lagi adegan-adegan film Tarzan X itu, membuat batang kemaluanku tegang dan berdiri kembali, kubiarkan saja. Lama kelamaan, aku tidak melihat ke arah film Tarzan X itu, pandanganku beralih ke sosok hidup yang sedang menontonnya, yaitu Lia.
Lia adalah yang tergolong imut dan manis untuk gadis seusianya. Entah kenapa, aku ingin sekali bersetubuh dengan Lia, aku ingin menikmati rasanyalubang kelamin Lia, yang kubayangkan pastilah masih sangat sempit. Ahhh.. nafsuku kian membara karena memikirkan hal itu. Aku mencoba mencari akal, bagaimana caranya agar keperawanan Lia bisa kudapatkan dan kurasakan. Kutunggu saja waktu tepatnya dengan sabar. Tidak terasa, selesailah film tersebut. Suara Liaakhirnya memecahkan keheningan.
"Oom, tuh tititnya berdiri lagi." kata Lia sambil menunjuk ke arah batang kemaluanku yang memang sedang tegang.
"Iya nih Lia, tapi biarin saja deh, gimana dengan filmnya?" jawabku santai.
"Bagus kok Oom, persis seperti apa yang papa dan mama lakukan, dan Lia ada beberapa pertanyaan buat Oom nih." Lia sepertinya ingin menanyakan sesuatu.
"Pertanyaannya apa?" tanyaku.
"Kenapa sih, kalo olahraga gituan harus masukin titit ke... apa tuh, Lia ngga ngerti?" tanya Lia.
"Oh itu.., itu namanya titit dimasukkan ke lubang kencing atau disebut juga lubang memek, pasti papa Lia juga melakukan hal itu ke mama kan?" jawabku menerangkan.
sumber:
Cerita Dewasa : Ku Perawani Anak Bukosku part2
Posted by Koleksi Foto bugil telanjang video bokep 3gb terbaru on Selasa, 13 November 2012
Blog, Updated at: 18.17
Kategori
- 3GP Seru
- ABG
- ABG Bispak
- Aneh Dan Unik
- Aneh Unik
- Artis
- Artis Bugil
- Artis Hot
- Artis Indo
- Artis Mesum
- Barat
- Berita
- Berita Populer
- Bokep 3gp
- Bule
- cerita dewasa
- Cerita Dewasa
- cerita Seks
- cewek hott
- Cewek Jilbab Ngesex
- Contact Us
- Disclaimer
- Fakta Selebritis
- Film Semi
- Foto Asia
- Foto Bugil
- Foto Bugil Pelajar
- Foto Cewek SMA Bugil
- Foto Cewek SPG Hot
- Foto Hot
- foto indo
- Foto Memek
- Foto Ngentot
- Foto Toket
- Hot
- hot asia
- Humor Dewasa
- Iklan
- Indo
- Info Dewasa
- Jadwal Bola
- Jepang
- Kartun
- Korea
- Korean Hot
- Liga Dunia
- Liga Indonesia
- Liga Inggris
- Liga Italia
- Liga Spanyol
- Live Score
- Memek
- Ngentot
- pasang iklan
- Photo Bispak
- Photo Pelajar Bugil
- Prediksi Togel
- Privacy Policy
- Scandal Sex
- Sepak Bola
- Serba-Serbi
- Sora Aoi
- tante bugil
- Tante Girang
- Tips n Trik
- Tutorial
- Tv Online
- Video 3gp
0 komentar:
Posting Komentar